Menurut wikipedia, "kapal tanker adalah kapal yang dirancang untuk mengangkut minyak atau produk turunannya. Jenis utama kapal tanker termasuk tanker minyak, tanker kimia, dan pengangkut LNG" dan "kapal tanker juga kendaraan untuk mengangkut minyak mentah, yang kadang-kadang dapat menimbulkan malapetaka lingkungan akibat tumpahan minyaknya ke laut."
sumber: (https://id.wikipedia.org/wiki/Kapal_tanker)
(https://kapalmania.blogspot.co.id/2011/01/tanker-ship.html?showComment=1494294544954#c7732755254326077663)
KAPAL TANKER
Untuk mendistribusikan hasil pengeboran
minyak dari bangunan lepas pantai yang jaraknya ratusan mil dari daratan
diperlukan sebuah alat transportasi laut. Kapal tanker merupakan alat
transportasi yang dispesifikasikan untuk mengangkut muatan minyak, tidak
hanya dari tempat pengeboran menuju darat, namun tanker juga digunakan
untuk sarana angkut perdagangan minyak antar pelabuhan atau antar
negara. Kapal tanker memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan
kapal lainnya.
Kecenderungan dari kapal tanker adalah :
1. Ukuran besar, khususnya untuk daerah pelayaran antar negara
2. memiliki coeffisien block yang besar
3. memiliki daerah paralell middle body yang panjang, hingga lebih dari panjang kapal keseluruhan
4. lokasi kamar mesin umumnya di belakang, adapun alasan pemilihan kamar mesin di belakang kapal adalah :
- ruang muat kapal tanker memerlukan kapasitas yang lebih besar
- safety (keselamatan), yaitu untuk menghindari adanya kebakaran; Berkaitan dengan arah pembuangan gas mesin (asap panas) yang selalu menuju kebelakang. Apabila mesin dan cerobong asap berada di tengah dan di belakangnya terdapat tanki muat minyak, probabilitas terjadinya kebakaran sangat tinggi ketika gas buang melewati atas tangki.
- sistem bongkar muat lebih sederhana, Mesin di belakang : cukup memerlukan satu sistem pompa dan satu pipeline yang menyeluruh dari tangki muat depan hingga paling belakang. Mesin di tengah : memerlukan 2 set sistem bongkar muat, karena terpisah dengan kamar mesin.
- hanya butuh satu sisi oil tight, yaitu yang membatasi ruang muat dan kamar mesin
- poros propeller pendek.
Sedangkan tipe dari kapal tanker dibedakan menjadi :
1. Crude oil carriers, tanker pengangkut minyak mentah deri tempat pengeboran
2. Product oil carriers, dibedakan menjadi
- Clean Product (minyak putih), contohnya : bensin dan aftur
- Clean Product (minyak putih), contohnya : bensin dan aftur
- Dirty Product (minyak hitam), contohnya : aspal dan oli
3. Lightening vessels dan shuttle vessels, tanker pada daerah terpencil
4. Coastal tanker, tanker penyusur pantai
5. tank barges, tangki yang ditarik kapal tunda.
(https://kapalmania.blogspot.co.id/2011/01/tanker-ship.html?showComment=1494294544954#c7732755254326077663)
Komentar
Posting Komentar